Selasa, 19 Januari 2016
Cerita Lucu
KISAH LUCU: PEMBANTAIAN NENEK
DI KERETA
CeritaLucu.Gen22.net - Alkisah
terdapat kasus pembunuhan, seorang
pria yang dengan sadisnya
membantai seorang nenek di kereta,
kasus ini sudah mencapai tahap
pembuktian di pengadilan. Namun
hakim hingga detik ini belum mampu
mencari tau alasan kenapa pria ini
membunuh nenek tsb.
Hakim: "Tolong saudara jawab dgn
jujur, kenapa sodara sampai tega
membunuh nenek yg tidak bersalah
itu? Anda orang kaya dan tidak ada
indikasi mencuri, Dan dari data yg
kita punya, anda pun tidak pernah
dendam kepadanya..."
Tersangka: "Ceritanya begini pak,
waktu itu saya dari jakarta akan
berangkat ke surabaya dengan
menggunakan kereta api,,saya naik
kereta satu gerbong dengan nenek
itu. Saya duduk di dekat jendela &
nenek itu berada tepat di sebelah
saya. Setelah kereta melewati
pemberhentian pertama, datanglah
pria yang akan memeriksa karcis
kami. Nenek itu lebih dulu dimintai
karcis, kemudian nenek itu
mengeluarkan tasnya yg besar dan di
dalam tasnya yg besar dia
mengeluarkan tasnya yg kecil dan di
dalam tasnya yg kecil dia
mengeluarkan dompet yg besar dan
di dalam dompet yg besar dia
mengeluarkan dompet yg kecil dan di
dalam dompet yg kecil ada dompet
tangan dan di dalam dompet tangan
ada karcis kereta tsb dan dikasihlah
kepada si pemeriksa karcis,
kemudian si pemeriksa karcis
mendatangi saya dan saya
berikanlah langsung karcis saya
tersebut.e
Kemudian tidak lama setelah
pemberhentian pertama kereta
kembali berhenti di permberhentian
kedua. Lagi2 di sana hadir
pemeriksa karcis, nenek itu kembali
didatangi lebih dulu dan kemudian
dia mengeluarkan tasnya yg besar
dan di dalam tasnya yg besar dia
mengeluarkan tasnya yg kecil dan di
dalam tasnya yg kecil dia
mengeluarkan dompet yg besar dan
di dalam dompet yg besar dia
mengeluarkan dompet yg kecil dan di
dalam dompet yg kecil ada dompet
tangan dan di dalam dompet tangan
ada karcis kereta tsb dan dikasihlah
kepada si pemeriksa karcis,
kemudian si pemeriksa karcis
mendatangi saya dan saya
berikanlah langsung karcis saya
tersebut.
Setelah 30 menit kemudian, kereta
kembali berhenti untuk
pemberhentian ketiga. Dan lagi2
datang si pemeriksa karcis, nenek itu
kembali didatangi lebih dulu dan
kemudian dia mengeluarkan tasnya
yg besar dan di dalam tasnya yg
besar dia mengeluarkan tasnya yg
kecil dan di dalam tasnya yg kecil
dia mengeluarkan dompet yg besar
ada domp...."
Hakim: PLANNKK!! *mengetuk palu*:
"Tolong ya! Saya mohon sodara lebih
serius sedikit di pengadilan ini..!
Jangan main2 ya!!"
Tersangka: "Tuh kaan... Baru sampe
stasiun ketiga aja pak hakim udah
sewot!! Saya sampai Surabaya Pak!
Surabayaaaa....!!"
Hahaha, wkwk..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar